>Ini sebenarnya update yang telat, but better late than never right? he.... Kali ini tentang bangunan baru lagi yang terletak di sebelah timur XI Alam 2. Bangunan ini akan difungsikan untuk panggung (jika pentas seni), selain juga bisa digunakan sebagai kelas terbuka.



Oleh Bapak Misgiyanto prasarana ini dinamakan Pondok Cemara. Alasan mengapa dinamakan seperti itu adalah karena bangunan itu terbuat dari pohon cemara. Kata Cemara itu sendiri mempunyai arti CErdas MAndiri dan RAmah, dengan harapan agar nantinya anak-anak SMA ! Ngawen akan menjadi siswa-siswi yang cerdas, mandiri, dan ramah.



O iya sebagai tambahan, di belakang Pondok Cemara, seperti terlihat di foto, juga merupakan bangunan baru. Gedung tersebut sekarang digunakan oleh anak-anak XI Sosial 1, 2, dan 3.

I guess that's all for now. Wait for the next update.
>Hari ini tadi aku berangkat agak telat. Sebenarnya kalau aku ngebut aku ga akan telat seh, tapi pagi tadi aku ga mood untuk ngebut. Males gitu kalau dipaksain malah bahaya. So, sebelum berangkat aku mampir dulu di agen koran. Seperti biasa, sekiranya aku akan terlambat aku pastikan aku harus membawa bacaan, entah dalam bentuk apa. Hal tersebut dikarenakan pintu gerbang sekolah akan ditutup pada pukul 07.10 dan baru akan di buka pada jam 07.45. Aturan tersebut tidak hanya berlaku untuk siswa saja, akan tetapi juga bagi guru-guru. Jadi jika seorang guru terlambat maka dia harus menunggu di luar sampai gerbang dibuka kembali. Itulah yang terjadi padaku pagi tadi.

Anyway, tentang NBA Madness, pagi tadi sesaat setelah membeli koran, aku kaget banget waktu membaca headline Jawa Pos. Disitu tertulis "Raja Double-Double NBA ke Surabaya.'

"wow," pikirku.

Di halaman depan itu juga terpampang foto David Lee dalam ukuran yang besar. Pada halaman yang sama juga terdapat gambar maskot Memphis Grizzlies dan Miami Heat dancers.

"Hmm...kapan neh?" tanyaku dalam hati.

Karena aku harus berangkat kerja maka aku simpan dulu rasa penasaranku. Ketika di skul aku langsung membaca abis berita tentang NBA MAdness itu. Dalam koran terbitan Surabaya itu di katakan,

"David Lee, pemain favorit penggemar New York Knicks dan raja double-double NBA musim 2008-2009 lalu, bakal menjadi bintang utama di NBA Madness. Dia akan hadir di weekend penutup alias Grand Finals, di Supermal Pakuwon Indah, pada 25-28 Juni nanti."

Pada artikel yang sama juga dinyatakan bahwa rangkaian event NBA Madness akan dimulai pada 4-7 Juni ini di Plaza Tunjungan 3 Surabaya, yang kemudian akan dilanjutkan pada 11-14 Juni di Mal Galaxy. Satu minggu kemudian, tepatnya pada 18-21 Juni. giliran Royal Plaza yang akan dikunjungi.

For your information, Jawa Pos, Selasa 12 Mei 2009, memaparkan bahwa,

"Masuk NBA pada 2005 lalu, Lee terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) dalam 2007 NBA All-Star Rookie Challenge. Prestasinya terus merangkak naik. Dan pada musim yang baru berakhir, pemain 25 tahun itu menempati peringkat pertama dalam kategori double-double. Sebanyak 65 kali dia mencatat lebih dari sepuluh poin dan sepuluh rebound dalam satu pertandingan."



Lebih lanjut lagi dinyatakan bahwa,

"Dalam hal rebound, Lee berada di peringkat ketiga dengan 11,7 rebound per game, di belakang Dwight Howard (Orlando Magic, 13,8 rebound) dan Troy Murphy (Indiana Pacers, 11,8)."

Untuk informasi lebih lengkap tentang NBA Madness di Surabaya kamu bisa kunjungi deteksibasketball.com

Untuk informasi tentang David Lee kamu bisa klik situs NBA.com
atau ke wikipedia.com

Uhh...ga sabar pengen liat neh!
>Bagi Ngawenese, pembangunan Lab komputer yang baru tentu sudah lama diketahui. Tapi bagi Ex-students of SMA 1 Ngawen, mungkin itu adalah hal yang belum diketahui.

So, here I am just about to inform you.

pembangunan lab baru ini sudah berlangsung cukup lama. sekarang pun bentuk fisik bangunannya sudah bisa dilihat. letak bangunannya itu sendiri berada di sebelah Lab IPA. di sebelah barat Lab IPA tepatnya. Rencananya Lab ini akan diperlengkapi dengan AC. Bukan untuk gaya-gayaan tentunya.

Ada beberapa alasan mengapa Lab yang baru dilengakapinya dengan pendingin ruangan. Alasan yang pertama dan yang utama tentunya untuk kenyamanan siswa dan proses Kegiatan Belajar Mengajar. Jika tanpa AC, suhu ruangan yang dijejali dengan puluhan siswa tentunya akan panas, terutama karena panas yang dihantarkan oleh komputer.

Alasan yang kedua adalah untuk keawetan komputer. Jika di raung terbuka seperti Lab sebelumnya, peralatan elektronik seperti komputer akan lebih cepat rusak coz banyak debu yang masuk. ditambah lagi dengan suhu ruang yang panas, yang juga berakibat buruk pada komputer.

Sebab terakhir adalah karena Lab yang lama memang sudah tidak representatif lagi. Ruang yang ada sudah tidak nyaman lagi untuk siswa dan guru yang ingin mempergunakan lab.

Rencananya Lab tersebut akan diperlengakapi dengan hotspot. Dengan teknologi tersebut guru atau siswa tidak perlu ke Lab jika ingin mempergunakan internet.

Semoga nantinya dengan Lab baru itu, siswa dan guru-guru SMA 1 Ngawen akan semakin melek teknologi dan selalu terupdate dengan informasi-informasi yang baru.
>Sore tadi aku membaca artikel di Yahoo! Tentang pekerjaan terbaik dan terburuk di Amerika. Menarik juga seh artikelnya..walau tidak mengejutkan. Disebutkan di artikel tersebut bahwa 5 besar pekerjaan terbaik di Amerika berasal dari bidang kedokteran.

Mungkin bisa dimengerti juga seh, coz biaya belajar di jurusan kedokteran juga mahal (kecuali jika kamu pintar. Apabila kamu bisa masuk jurusan kedokteran lewat SNM-PTN maka biayanya akan jauh lebih murah.ditambah lagi jika kamu mendapatkan beasiswa!). Di universitas di Indonesia saja banyak orang tua yang berani membayar 100 juta untuk bisa menyekolahkan anaknya di jurusan tersebt. Belum lagi nanti biaya sekolahnya. Walau memang. Tentu itu untuk untuk orang kaya. Misalnya kamu ga sekaya itu ya berarti kamu harus pintar!

Anyway,pekerjaan terbaik atau terbaik terburuk di artikel tersebut adalah jika dilihat dari sisi penghasilan. Baik itu gaji per bulannya ataupun uang yang di dapatkan dalam satu tahunnya. Tentu jika ditinjau dari sudut pandang berbeda, pekerjaan tersebut mungkin bukan pekerjaan terhebat lagi.

Seperti yang tertulis di Yahoo! pekerjaan-pekerjaan terbaik itu adalah:

1. Ahli bedah (bukan bedah rumah!)
2. Ahli anestesi (bius), bukan obat bius lho!
3. Orthodentist, alias Dokter gigi yang kerjaanya ngerapiin gigi yang berantakan,
4. Dokternya paa cewek, alias dokter kandungan,
5. Ahli bedah wajah, rahang, dan mulut.


Sedang 5 pekerjaan terburuk atau bergaji paling rendah di Amerika adalah:

1. Tukang bantu-bantu nyiapin makanan
2. Koki di fast food restaurant,
3. Pencuci piring, yang dalam bahasa Jawa disebut "Dishwasher" :D
4. Pelayan rumah makan/kafeteria,pembantu bartender,
5. Shampooers, alias tukang ngeramasi (seperti gambar di samping)

Gaji terburuk no 1 adalah $ 17.400 setahun. Atau jika di-rupiah-kan (memakai kurs $ 1= Rp. 11.000) sama dengan Rp. 191.400.000,00! Banyak bukan?! Jika dibagi 12 bulan maka per bulannya sama dengan Rp. 15.950.000,00.

Angka seperti itu untuk ukuran Indonesia memang banyak sekali, tapi jika dilihat untuk Amerika itu sangat sedikit karena biaya hidup di sana sangat mahal. For your information, 5 pekerjaan terburuk itu biasanya dilakukan sebagai part-time job saja. Jadi misalkan seseorang menjadi pencuci piring, maka selain melakukan pekerjaan itu dia akan menjalani pekerjaan lainnya. Sebab memang jika mengendalkan dari mencuci piring saja tidak akan cukup untuk biaya hidupnya. Apalagi jika berkeluarga. Wah tidak akan cukup sama sekali,
Sekarang coba bayangkan rentang penghasilan antara orang Indonesia dengan Amerika. Jauh banget kan!

Sekarang coba pikirkan mengapa tukang bantu-bantu, koki fast food, pencuci piring, pelayan, dan shampooers digaji rendah?

Do you know why?

Jawabannya adalah karena pekerjaan itu tidak memerlukan skill khusus. Kita tidak perlu sekolah sampai 3 tahun, selayaknya SMA, untuk jadi pencuci piring. Tidak ada Universitas Jurusan Pencucian Piring! Iya kan? Nyuci piring bahkan tidak perlu diajarkan sampai 1 jam pelajaran. Ga akan pernah ada teori mencuci piring. Yang seperti itu bisa dipelajari dengan singkat. jika kalian perhatikan, pekerjaan-pekerjaan yang bergaji rendah rata-rata tidak memerlukan skill yang rumit. Bukan berarti mudah memang, tapi aku pikir semua orang kan bisa jika sedikit diajari.

Lain lagi dengan Ahli bedah. Walau kita sedikit diajari pun tidak akan bisa. Otomatis yang kayak gitu perlu belajar. Bukan satu tahun dua tahun tapi bahkan lebih dari empat tahun! Sulit banget menjadi ahli bedah. Pekerjaan tersebut menyangkut nyawa manusia. Jadi memang tidak boleh dan tidak bisa sembarangan.

Kamu tahu gajinya Ahli bedah di Amerika dalam satu tahunnya?

$ 206.770 atau Rp. 2.270.447. 000, 00!

Berapa duit tu? Jangan-jangan saking banyaknya angka kamu ga bisa membacanya?!
Gini jika dihitung per bulannya Ahli bedah akan dibayar Rp. 189.203.916,66!

WOW!

Apa yang terjadi di Amerika tersebut juga terjadi di Indonesia. Mungkin level gajinya berbeda, tapi berapa besar kamu akan dibayar juga akan sama. Gaji pembantu ya segitu-gitu deh. Gaji dokter ya otomatis akan lebih besar dari tukang setrika pakaian.
The point is.semakin susah pekerjaannya semakin tinggi pula bayarannya. Semakin sulit pekerjaannya, semakin sulit pula sekolahnya.

Yang menjadi pertanyaan adalah,

“pengen pekerjaan seperti apa kamu nantinya?”

Jika pertanyaan tersebiut sudah dijawab, pertanyaan selanjutnya adalah,

“bagaimana caranya agar kamu bisa mendapatkan pekerjaan itu?”

“Sudah berusaha kah kamu?”
Note: Tulisan ini dibuat 10 tahun yang lalu. Foto tentang madding yang dibuat juga sudah hilang, entah mengapa. Jadi, jika kalian ingin melihat contoh-contoh mading yang dibuat maka disini tidak ada. Tapi jika ingin baca-baca, maka tentu saja silakan saja. 

Dua hari terakhir, tanggal 29 dan 30 April, beberapa anak kelas XI Sosial 4 setelah bel tanda berakhirnya pelajaran berbunyi masih tetap berada di sekolah. Mereka adalah anak-anak yang mendapatkan giliran untuk menyelesaikan madding. Kelompok yang pertama terdiri dari Nai, Hefi, Puti, Endang, dan Suyati. Sedangkan kelompok yang kedua adalah Aditya, Slamet Kamarudin, Amin Imam,Aridhotul, dan Suntari.

Kelompok pertama sebenarnya sudah harus menyelesaikan madding jauh-jauh hari sebelunbya. Jadi, sebenarnya deadline naik dinding mereka sudah lewat. Mereka bahkan sudah 2x melewati deadline, yang membuat mereka terkena penalty sebesar 5 ribu rupiah untuk masing-masing anak sebanyak 2x pula. Tema madding mereka adalah air, untuk memperingati hari Air Se-dunia yang jatuh pada tanggal 22 Maret. Masa naik dinding madding mereka juga di sekitar tanggal hari itu juga.

Proses pembuatan madding Air di mulai dari bulan Maret. Pencarian referensi juga sudah dilakukan. Akan tetapi hingga deadline tiba madding tersebut tak terselesaikan. Setelah itu prosesnya pun bisa dikatakan terhenti. Ditambah lagi adanya masa libur untuk try out-try out yang membuat kelompok madding tersebut jadi nyante. ancaman adanya denda pun tetap tidak membuat mereka menyelesaikan maddingnya.

Baru pada tanggal 29 April tim tersebut memulai pembuatan madding. semua anggota tim juga hadir di Rabu siang itu. Nai, Putri, Hefi, Yati, dan Endang bekerja sama dalam menyelesaikan urusan mereka yang tertunda.

Seperti yang terlihat di foto di atas, selain anggota tim, juga terdapat Sumari dan Erna yang membantu pembuatan madding. Terutama Sumari (yang berkaus putih) yang membantu dalam menghias madding.

Pada hari Rabu,29 April, tim tersebut membuat madding hingga pukul 15.30.

Karena hari sudah sore, kelompok tersebut akhirnya melanjutkan pembuatan tugas kelas tersebut di keesokan harinya.

Di hari Kamis, 30 April, grup yang terdiri dari lma orang cewek ini mampu menyelesaikan madding dengan cepat. Sekitar jam 2an mereka sudah dapat mengakhiri tugas mereka. Madding pun selesai.Selamat gals.

Kelompok yang kedua, lebih hebat lagi. Mereka bisa menyelesaikan pembuatan madding mereka hanya dalam satu hari. Tema madingnya adalah Bumi, karena untuk memperingati hari Bumi di tanggal 22 April.

Seperti halnya kelompok madding sebelumnya, kelompok madding ini juga dibantu oleh siswa lainnya. Anak-anak yang membantu pembuatan madding adalah Restu Singgih dan M. Imron. Ironisnya, salah satu anggota tim mading, Suntari, malah tidak hadir dengan alasan yang kurang jelas.

Tim ini berhasil menempelkan madingnya pada sekitar pukul 15.00 sore. Pekerjaan pembuatan madding itu sendiri dimulai di jam kosong pada kemarin pagi. Sedang, pencarian sumber-sumber untuk artikel madding sudah dilakukan jauh hari sebelumnya. Bisa dikatakan kelompok ini cukup cepat dalam melaksanakan tugasnya dan bertanggung jawab. Selamat boys.

Sebelum dua kelompok madding tersebut, ada satu kelompok lagi yang sudah menempelkan maddingnya. Tema madding mereka adalah Autisme, untuk memperingati hari Autisme Sedunia yang jatuh pada tanggal 2 April. Anggota kelompok tersebut adalah Aminuddin Aziz, Pipin, dll. Dari semua madding yang pernah ada, karya mereka adalah yang paling hebat. Niat banget maddingnya. Pembuatan madding tersebut juga sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya. Jauh sebelum deadline mereka sudah mencari artikelnya, dan juga menulisnya. ketika deadline sudah dekat, Aziz, salah satu anggota tim, menyerahkan CD yang berisi artikel padaku untuk di-edit. And you know what? Artikelnya dah sempurna. Layoutnya sudah sangat bagus. Aku tinggal mengedit margin dan ukuran kertasnya saja! Di bawah ini adalah madding karya mereka.

Setelah ini, tema maddingnya adalah Pendidikan. Tema tersebut untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional di tanggal 2 Mei. Deadline maddingnya adalah di Senin !! Mei 2009. Tunggu laporannya.