Beasiswa Pemimpin Bangsa adalah program beasiswa pendidikan terpadu bagi mahasiswa berprestasi dari kalangan dhuafa di Perguruan Tinggi Negeri dengan pola asrama.




Latar Belakang
Beasiswa Pemimpin Bangsa - Dompet Dhuafa Jawa Barat
  • Banyaknya lulusan SMA dan mahasiswa di PTN yang berprestasi dari kalangan dhuafa yang terkendala biaya pendidikan dan bea-hidup
  • Perlu upaya sistematis untuk membangun mental dan karakter mahasiswa agar tidak sekedar memiliki prestasi akademik, akan tetapi juga memiliki jiwa kemandirian, kewirausahaan, kepemimpinan dan kemuliaan akhlak
  • Perlunya gerakan kaderisasi calon-calon pemimpin negeri yang memiliki integritas keilmuan dan moral
Visi
Menjadi program beasiswa pertama dan terdepan yang mencetak 100 calon pemimpin bangsa pada tahun 2020.


SEMARANG, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim mengatakan, rencana penghapusan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur tulis pada tahun 2013 mendatanga, masih menunggu evaluasi pelaksanaan ujian nasional. Hal itu dikatakan Musliar, seusai menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/3/2012).

"Kami mau lihat dulu. Tahun ini tes terakhir untuk pelaksanaan UN yang kredibel. Pemerintah melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) serius melakukan itu," ujar Musliar.

Menurut dia, pelaksanaan UN tahun ini memang dirancang secara serius dari sisi kredibilitas penyelenggaraan dan menekan kemungkinan terjadinya kebocoran dan kecurangan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pencetakan naskah UN yang langsung ditangani pusat. Tahun-tahun sebelumnya, pencetakan naskah soal UN ditangani provinsi dan disinyalir menyebabkan banyak terjadi kebocoran. Hal itu terjadi karena adanya kepentingan, di antaranya menyangkut kredibilitas kepala dinas daerah tersebut.

"Katanya, kredibilitas kepala dinas tergantung dari berapa persen anaknya yang lulus dan berapa nilai UN yang diperoleh. Karena itu, pada tahun ini pencetakan (naskah UN) dipusatkan untuk menekan tingkat kebocoran," katanya.

Jika upaya menciptakan penyelenggaraan UN yang kredibel pada tahun ini berjalan baik, ia meyakini, tingkat kebocoran bisa ditekan. Dengan demikian, hasil UN tersebut benar-benar bisa menjadi dasar untuk masuk ke perguruan tinggi.

"Kami akan mengevaluasi, kalau memang berjalan baik maka hasil UN ini bisa menjadi dasar betul untuk masuk ke PT. Kalau sekarang kan baru sebatas berapa persen saja (dijadikan faktor penentu)," papar Musliar.

Bahkan, lanjutnya, ke depannya Kemdikbud berencana menghapuskan ujian masuk perguruan tinggi. Proses seleksi hanya berdasarkan nilai rapor yang diunggah sejak siswa duduk di kelas 1 SMA. Nilai diunggah melalui sebuah sistem yang tidak bisa diubah lagi sehingga meminimalisir peluang rekayasa.

"Kalau sekarang, rapor siswa setelah kelas III yang dikumpulkan untuk ikut SNMPTN undangan. Itu juga disinyalir nilainya bisa diubah-ubh. Namun, jika sudah dilakukan upload sejak kelas I sudah tidak bisa diubah lagi," kata Musliar.

Sementara itu, Rektor Undip Prof Sudharto P. Hadi menilai, SNMPTN undangan merupakan bentuk pengakuan perguruan tinggi terhadap hasil belajar siswa berdasarkan nilai rapor. Oleh karena itu, kepercayaan yang diberikan perguruan tinggi harus dibalas dengan kejujuran oleh pihak sekolah.

"Persoalannya, ada hasil belajar siswa yang sengaja ’dimanipulasi’ agar bisa masuk SNMPTN undangan. Kemudian, proses UN yang cenderung berorientasi target kelulusan 100 persen. Target kuantitatif yang menyulitkan kami yang menerima," kata Sudharto.

Sumber :  http://edukasi.kompas.com/read/2012/03/14/16542673/Penghapusan.SNMPTN.Tulis.Tunggu.Evaluasi.UN



Ada beberapa hal yang perlu dicermati setelah membaca berita diatas.
Untuk anak kelas XI : SNMPTN 2013 untuk kalian nanti mungkin saja masih ada jalur tulis (dan mungkin gratis = lihat postingan sebelum ini). 
Untuk anak kelas XII : UN tahun ini semakin diperketat untuk mencegah kebocoran. Intinya, berharap adanya kebocoran adalah tindakan konyol. Belajar! Fokus disitu saja. 
Untuk anak kelas X : Nilai kalian di kelas X mungkin saja nanti dijadikan salah satu syarat masuk PTN di SNMPTN 2014. So, tingkatkan nilainya. Paling tidak jadilah 10 besar di kelas, agar kemungkinanmu masuk ke PTN dengan jalur undangan makin besar. 
JAKARTA, Pada tahun 2013, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berencana menggratiskan biaya seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Djoko Santoso mengatakan, saat ini Kemdikbud tengah menghitung dana yang diperlukan untuk menerapkan SNMPTN gratis.

Tahun 2011, pemerintah mengalokasikan Rp 30 miliar untuk menyelenggarakan SNMPTN. Besaran dana itu mampu menutupi biaya operasional SNMPTN jalur undangan dan ujian tulis sekitar 35 persen.

Rencana ini, jelas Djoko, sejalan dengan akan dihapuskannya SNMPTN jalur ujian tertulis. Menurutnya, dengan hanya membuka jalur undangan dalam penerimaan mahasiswa baru di PTN, beban penyelenggaraan SNMPTN lebih ringan karena tidak perlu lagi mencetak naskah untuk ujian tulis.

"Semua menjadi lebih hemat karena tidak ada biaya cetak. SNMPTN akan gratis karena pemerintah yang membayarnya," kata Djoko, Selasa (13/3/2012), di Gedung Kemdikbud, Jakarta.

Selama ini, peserta SNMPTN memang dikenai biaya pendaftaran yang nilainya berbeda setiap tahunnya. Pada 2012, setiap peserta jalur undangan dikenai biaya pendaftaran sebesar Rp 175.000. Adapun untuk jalur ujian tulis setiap peserta dikenai biaya Rp 150.000 untuk kelompok IPS dan Rp 175.000 untuk kelompok IPC (IPA dan IPS).

Di luar itu, terdapat juga ujian keterampilan sebesar Rp 150.000 untuk setiap peserta yang dibayarkan saat peserta mengikuti ujian keterampilan di PTN penyelenggara.

sumber :  http://edukasi.kompas.com/read/2012/03/14/08252864/2013.SNMPTN.Gratis


Sebenarnya berita ini agak bertentangan dengan berita kemarin. Seperti yang aku posting sebelumnya, di berita yang lalu dinyatakan bahwa SNMPTN jalur tulis tahun depan akan dihapus (rencananya) dan hanya akan ada jalur Undangan. Nah, jika memang dihapus maka ya pasti gratis lah. Kan emang sudah ga da jalur tulis. FYI, SNMPTN jalur tulis ini yang memerlukan pendaftaran, seperti disebutkan diberita di atas. But, karena penghapusan jalur tulis baru rencana, maka jika penggratisan ini benar-benar terbukti, kalian Owlers (anak SMANGA) harus nyoba ikut SNMPTN tahun depan. Kan gratis. Benar tidaknya kabar ini mungkin baru akan diketahui tahun depan, but apapun itu, tetap ini kabar bagus buat kalian.
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan formulasi baru dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 mendatang. Tahun depan, SNMPTN hanya dilakukan dengan jalur undangan. SNMPTN jalur tulis dihapus.

Kebijakan menetapkan menghapus SNMPTN jalur ujian tulis merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 34 Tahun 2010. Dalam Peraturan Menteri tersebut dinyatakan penerimaan mahasiswa baru di PTN melalui dua skema, yaitu SNMPTN dan/atau jalur mandiri.

Dihubungi di Jakarta kemarin, Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud Djoko Santoso menuturkan, pihaknya memang akan menghapus SNMPTN jalur tulis untuk tahun depan. Dia menerangkan sesuai dengan peraturan meteri, tahun depan seleksi masuk PTN dibagi menjadi dua. Yaitu SNMPTN dengan pagu 60 persen dari total kuota nasional, dan seleksi jalur mandiri dengan pagu 40 persen.

Mantan rektor ITB itu menegaskan, pagu 60 persen untuk SNMPTN tadi dilaksanakan dengan jalur undangan semuanya. "Untuk yang jalur mandiri (40 persen dari kuota, red) kita serahkan ke majelis rektor," ucap Djoko. Nantinya seluruh kampus negeri melalui majelis rektor diberi wewenang untuk mengelola, apakah sebagian dari pagu seleksi mandiri akan dipakai jalur tulis secara nasional atau digabung sekalian dengan jalur undangan.

Djoko mengingatkan, pagu 60 persen untuk SNMPTN itu adalah batas bawah atau minimum. Artinya, jalur SNMPTN ini boleh lebih dari pagu yang ditetapkan itu. Sedangkan pagu 40 persen untuk jalur mandiri itu adalah batas atas.

Ketentuan menghapus SNMPTN jalur ujian tulis menurut Djoko menjadi bagian dari skema menjadikan nilai ujian nasional (unas) sebagai ketentuan penerimaan mahasiswa baru. "Kita mendukung integrasi nilai unas untuk acuan menerima mahasiswa baru," kata dia. Seperti diketahui, dalam SNMPTN jalur undangan mahasiswa yang diterima dilihat dari nilai unas dan rapor semester III, IV, dan V.

Djoko lantas menjelaskan, skema SNMPTN 2013 yang seluruhnya untuk jalur undangan harus benar-benar diperhatikan pihak sekolah. Sebagai perbandingan, Djoko mengatakan dalam SNMPTN tahun ini pagu mahasiswa baru yang diterima melalui jalur undangan hanya 35 persen, sisanya untuk SNMPTN jalur ujian tulis.

Menurut Djoko, ada konsekwensi tinggi pada sistem baru SNMPTN 2013 nanti. Yaitu, pihak sekolah dilarang main-main untuk mengatrol nilai siswa. Sebab, resiko untuk sekolah yang terbukti mengatrol nilai rapor siswa dilarang ikut SNMPTN jalur undangan selama tiga tahun berturut-turut.

Dampak dari aturan ini, siswa lulusan sekolah yang di-blacklist panitia SNMPTN karena curang hanya bisa masuk PTN melalui jalur mandiri. Akibatnya, seperti diketahui biaya kuliah untuk jalur mandiri ini biasanya lebih mahal dibandingkan jalur SNMPTN. "Perubahan sistem ini adalah bentuk meningkatnya kepercayaan kami. Mohon jangan dirusak," kata dia. (wan)
 
Sumber: http://www.jpnn.com/read/2012/03/12/120316/SNMPTN-2013,-Hapus-Jalur-Ujian-Tulis
Deadline : 31 maret cap pos
Peserta:Untuk Lomba Penulisan Artikel, lomba terbuka untuk masyarakat umum.
Sedangkan kategori Lomba Karya Jurnalistik (Feature), terbuka untuk semua wartawan media cetak

Hadiah:
Juara I : Rp 10.000.000 (dipotong pajak)
Juara II : Rp 7.500.000 (dipotong pajak)
Juara III : Rp 5.000.000 (dipotong pajak)

Lomba ini diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2012. Tema Lomba adalah “MENJANGKAU YANG TIDAK TERJANGKAU”
 
Kriteria Lomba :
  1. Untuk Lomba Penulisan Artikel, lomba terbuka untuk masyarakat umum.  Sedangkan kategori Lomba Karya Jurnalistik (Feature), terbuka untuk semua wartawan media cetak
  2. Artikel maupun Feature adalah karya asli, dan panitia berhak menggugurkan pemenang apabila di kemudian hari tulisan terbukti bukan karya asli
  3. Artikel ataupun Feature tersebut dimuat pada media massa cetak umum (bukan media internal) yang terbit di Indonesia antara 1 Januari – 31 Maret 2012 Tulisan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
  4. Pendaftaran lomba mulai dari tanggal 1 Maret - 31 Maret 2012 (cap pos)
  5. Pada saat mendaftar, peserta lomba menyertakan bukti pemuatan dan fotokopi identitas penulis dikirim ke alamat panitia lomba: Gerai Informasi Media (GIM), -Pusat Informasi dan Humas, Gedung C lt. 1, Kemdikbud, Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat (Informasi lebih lanjut hubungi: Anang Kusuma - 08568891640)
  6. Penulis bukan pegawai Kemdikbud Pusat
  7. Setiap penulis bisa mengirimkan lebih dari satu naskah tulisan
  8. Hasil lomba akan diumumkan melalui link ini dan pemenang akan dihubungi oleh panitia untuk diundang menghadiri penyerahan hadiah
  9. Pemenang I, II, dan III masing-masing kategori berhak atas Piagam dan Hadiah Penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
  10. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak bisa diganggu gugat

Sumber:http://www.kemdikbud.go.id/laman/pengumuman/221