Kapal aneh yang aku maksudkan bernama R/P FLIP alias Floating Instrument Platform. FLIP adalah sebuah kapal untuk penelitian di lautan terbuka. Kapal ini panjangnya 108 meter dan didesain untuk bisa tegak 90 derajat setinggi 17 meters diatas permukaan laut.



Sejarah
The Marine Physical Laboratory of the Scripps Institution of Oceanography menciptakan FLIP dari dana yang berasal dari Office of Naval Research (Kantor Riset Kelautan).



Kemampuan
Kapal FLIP didesain untuk meneliti ketinggian ombak, temperatur air, dan pengumpulan data metereologi. Kapal ini tidak mempunya baling-baling, jadi dia harus ditarik menuju laut yang kemudia kapal ini akan meluncur dengan sendirinya hingga kecepatan 7–10 knot.


FLIP beratnya 711 ton dan mengangkut lima ktu dan maksimal 11 ilmuwan. Kapal ini mampu beroperasi secara mandiri hingga satu bulan tanpa bantuan suplai. Selain itu FLIP juga mampu beroperasi di berbagai bagian dunia, meski daerah operasi normalnya adalah di pantai barat Amerika Serikat. Markas dari kapal ini adalah di Scripps Nimitz Marine Facility di San Diego, California.




Sumber:

Kaskus.co.id
Wikipedia.org
youtube.com
>Baca apa? Ini aku share ke kalian thread yang bagus banget. Thread aku baca di Kaskus. Berikut ini petikannya:

Kemarin siang kamis 11 feb 2010 skitar jam 11an gw janjian ma temen gw di depan kantornya di daerah Gajah Mada Jakarta Pusat.

Disana gw ga parkir motor dparkiran tapi dpinggir jalan aja secara gw ga akan lama dsana....

Pas nunggu temen dpinggir jalan itu gw melihat suatu hal yang bener2 ngebuka mata gw..




Biasa aja ya???

Cuma pemulung ma anaknya (seumuran SD) yg lagi istirahat...

Ga lama si bapak pemulung (kita singkat aja ya jd BP..hahahaha) mengeluarkan sesuatu dari karung plastik yg dia bawa...

Dia bilang "nih bapak dapet dari pinggir tempat sampah tadi bekas dibuang orang..kotor tp masih bagus"





Ternyata si BP ngeluarin buku belajar gitu gan sama pulpen dan pensil bekas hasil mungut...

Dia kasih lah ke si anak tuh buku...

Anaknya seneng bukan main...




Si anak langsung deh ngerjain tugas2 yg ada di buku itu...

Si BP terus merhatiiiiin anaknya...

Eh dia keluarin lagi buku dari karungnya....

Kali ini si BP yg belajar...















Walhasil mereka berdua belajar bareng gan

Pas si anak ga ngerti dia tanya ke bapaknya begitu juga sebaliknya...

Si BP sampe berpikir keras ngerjain soal2 yg ada..dia sampe gumam2 gitu sambil sesekali ngeliat ke atas..

Gw penasaran apa sih yg mereka berdua palajarin..gw intip lah....ternyata!!! itu pelajaran anak SD gan!! yg dsuruh menggambar jam..misal pukul 4.30 tuh jarum pjg dmana pendek dmn (yg pernah SD pasti tau lah)..



Sadar atau tidak, terkadang kita tidak bersyukur atas apa yang kita miliki. Kita lebih sering melihat ke atas ketimbang kebawah. Sering kali, kita mensia-siakan apa yang kita peroleh.

Seperti yang kamu baca di atas, pemulung dan anak itu bahkan lebih buruk dari kita. Kita bisa bersekolah, sedang mereka tidak. Tapi meski demikian, kita sering (atau jangan-jangan selalu?!) tidak mensyukuri itu. Kita jarang belajar, masuk ke sekolah hanya untuk main-main, tugas dikerjakan ala kadarnya, dan bahkan mencontek.

Anak itu tidak punya buku, ketika punya pun buku itu hasil dari tempat sampah. Walau begitu, anak itu senang sekali dan langsung membacanya. Bapak itu pun juga (kemungkinan besar bapak itu dulu tidak bersekolah). Kalian punya buku, sudah kah kalian baca? Sudah kah kamu manfaatkan waktumu? Sudah bersyukurkah kita?

Thread yang aku baca itu untuk mengingatkan kita semua (tidak hanya kamu, tapi juga aku) bahwa masih banyak yang ada di bawah kita. Mungkin mereka memiliki nasib yang kurang beruntung, tapi mereka sangat beruntung karena memiliki semnagat yang sangat hebat. Kita yang mungkin lebih beruntung, tapi terkadang tidak mensyukurinya, tidak sehebat mereka.

SO, bagaimana menurutmu? Apa yang akan kalian lakukan sekarang?
Bagi kamu yang bukan anak kelas XII, tolong sampaikan informasi ini ke anak kelas XII.

Pendaftaran ujian masuk bersama (UMB) perguruan tinggi swasta (PTS) mulai dibuka hari ini (tanggal 11 Februari). Pendaftaran yang akan dibuka hingga 20 Februari itu dilangsungkan secara online. Untuk mendaftar, peserta cukup datang ke BNI dan membayarkan uang pendaftaran Rp 225 ribu. Setelah membayar, mereka mendapatkan PIN yang digunakan untuk mendaftar secara online di situs www.spmb.or.id. Pilih menu UMB PTS dan mulai isi blangko yang disediakan di website. Peserta bisa memilih PTS mana saja yang diminati.

Jika sudah mengisi semua data dan pilihan di blangko, akan ditampilkan kartu peserta UMB PTS. Kartu tersebut langsung menunjukkan nomor peserta serta jadwal dan tempat ujian. Kartu itu bisa dicetak langsung, lalu dibawa saat ujian berlangsung. Seperti pernah diberitakan, UMB PTS juga dilakukan secara paperless. Peserta yang datang langsung menghadap komputer dan soal-soal tampil di monitor untuk dikerjakan.

O iya, for your information, kemungkinan pendaftar UMB ini akan sedikit, karena kebanyakan siswa kelas XII sedang mempersiapkan Ujian NAsional. Selain itu, tidak banyak juga yang tahu tentang UMB ini. So, ini kesempatan bagi kalian.

UMB PTN

Sementara itu, siswa yang berminat mengikuti UMB PTN bisa mulai membayar pada 22 Februari hingga 22 Mei mendatang. Ada 123 PTN yang ikut dalam jaringan UMB PTN. Sama dengan UMB PTS, pembayaran dilakukan di BNI. Besarannya, IPA dan IPS Rp 200 ribu, sedangkan IPC (IPA dan IPS) Rp 225 ribu.

Mekanisme pendaftarannya sama dengan UMB PTS. Yaitu, dilakukan secara online di situs yang sama. Hanya, pilihan halamannya UMB PTN, bukan UMB PTS. Pendaftaran dibuka pada 12 April sampai 20 Mei nanti. Lalu, ujian akan dilangsungkan pada 22 Mei. Peserta yang lolos diumumkan pada 8 Juni nanti. Berbeda dengan UMB PTS, UMB PTN menggunakan kertas, bukan online.

Untuk keterangan lebih jelas klik aja link ini.

Sementara itu, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2010 akan dilaunching pada Senin, 15 Februari 2010 di Makassar. Kamu bisa ikuti infonya di website resmi SNMPTN atau di blog ini.

Sumber: Jawa Pos
Mereka punya cara jitu biar kita suka dan tertarik. Setelah kita terlena rayuannya, mereka mulai memasang jaring perangkap mematikan.

Selama ini kita nyaris mendewakan internet. Pendeknya, ‘Thanks God for this technology!” Tapi ternyata, yang namanya internet itu juga punya pelaku kriminal. Mereka yang melakukan kejahatan tersebut dapat disebut online predator.


Did you know?

Koalisi Melawan Pornografi Anak NCMEC (the National Center for Missing and Exploited Children), sebuah lembaga perlindungan anak di Amerika melaporkan sedikitnya 570 ribu kasus eksploitasi anak di internet. Rata-rata dari mereka biasanya pacaran dengan teman chatting sampai nantinya disandera karena dipaksa melakukan hubungan seksual.

Sebanyak 40% dari anak muda pengguna internet yang berusia 10-17 tahun pernah diminta untuk telanjang oleh teman chatting-nya.




Siapa online predator itu?

Online predator dapat diartikan sebagai orang yang menggunakan teknologi internet untuk mengeksploitasi orang lain, karena hal seksual atau mengincar uang korbannya.
Sebelum ini, banyak anggapan kalau online predator mengincar anak kecil. Tapi ternyata hasil penelitian yang diterbitkan American Psychologist, jurnal Asosiasi Psikologi Amerika, edisi Februari/Maret 2008, menggeser dugaan itu. Online predator yang kebanyakan orang dewasa memanfaatkan anak remaja yang belum mengerti tentang seks. Kabar buruknya, online predator enggak lagi mengincar anak kecil atau orang dewasa. Mereka justru menyerang kita sebagai anak remaja, yang bagi mereka, masih rentan dan mudah dibohongi.


Dua jenis online predator
Online predator 1 : Sex online predator

Yup, yang mereka inginkan dari kita memang cuma satu, SEKS. Mereka adalah jenis pelaku kriminal yang harus kita hindari banget, nih, karena mereka banyak gentayangan di situs-situs jaringan sosial (atau social media) kayak Friendster, Myspace, Facebook. Twitter, Path, BBM, LINE, WeChat, dan lain-lain. Hiii! Di sinilah banyak orang yang mengalami kekerasan seksual secara online.

Predator seks online biasanya membangun kepercayaan korban dulu dengan cara merayu, memuji-muji bahkan membelikan barang yang kita suka. Kita pun akhirnya merasa cocok sampai mau saja jadi pacarnya. Setelah kita menjalin hubungan yang serius dengan mereka secara online, baru deh, dikeluarkan jurus-jurusnya. Di awal mungkin mereka hanya meminta kita untuk mencium, tapi lama-lama mereka bisa meminta kita untuk telanjang di depan webcam. Uuuuh! Atau lebih parahnya saat ketemuan, dia meminta kita untuk melakukan hal-hal seksual. Hiiii!

Ada juga bentuk-bentuk simple dari kekerasan seksual secara online. Misal, dikasih gambar porno, dikirim message atau testimonial dengan kata-kata yang mengandung unsur seks atau bahkan diajakin ML.

Read these carefully:

Predator seks online bakal mengincar kita kalau kita menyambut baik obrolannya terutama ketika baru kenal tapi udah mau dirayu-rayu. Mereka yakin bahwa kita akan terus dapat dipengaruhi terutama digoyahkan pendiriannya.

Penelitian di Amerika menyimpulkan bahwa berbicara seks pada orang asing secara online di chat rooms atau lewat instant messaging mempertinggi risiko kita jadi korban predator seks online.



Online predator 2 : Credit Card

Mereka memang enggak menuntut kita untuk membuka pakaian, tapi mereka bakal menguras habis-habisan uang kita yang ada di ATM atau kartu kredit.



Cara mereka bergerak:
  1. Predator jenis ini biasanya akan meminta account kita seperti, user name dan password. Setelah mereka mengetahuinya, mereka akan leluasa bergerak dengan account kita.
  2. Menggunakan akun social media palsu yang membagi status atau link yang akan menyebarkan malware/virus yang akan digunakan untuk mencuri data. 
  3. Dengan modus yang sama, mereka juga bakal berpura-pura tertarik sampai akhirnya kita menerimanya sebagai pacar. Dengan rayuannya, mereka memaksa kita untuk memberikan nomor rekening atau kartu kredit.

How to handle

Ada beberapa tips jitu biar kita enggak jadi korban:
  1. Jangan sembarangan memberikan user name atau password email ke orang yang enggak kita kenal.
  2. Amankan laptop/komputermu dari malware atau virus.
  3. Jangan membuka situs secara sembarangan, hanya buka situs yang terpercaya.
  4. Saat diajak bicara yang menyerempet masalah seks, langsung tinggalkan tanpa ragu. Enggak akan ada gunanya membahas hal sensitif kayak masalah seks ke orang yang belum kita kenal.
  5. Jangan pernah memasukkan nomor kartu kredit di situs-situs enggak jelas. Karena ada beberapa hacker yang dapat menjebol situs-situs sampai mereka pun memiliki nomor kartu kredit kita.
Ditulis oleh Anggi, diedit oleh Lisa. Dimuat di kaWanku no. 20 - 2008, dan diupdate untuk menyesuaikan dengan perkembangan oleh dluhansa.

Memiliki facebook merupakan hal yang jamak, hampir semua anak punya. Bahkan ada yang mengidentikkan facebook dengan gaul, ga punya facebook ga gaul. Tentu saja pandangan itu salah.

Facebook yang awalnya dibuat agar kita bisa berhubungan dengan teman, saudara, atau keluarga yang terpisah jarak, sekarang ini tujuan orang menggunakan Facebook cenderung bergeser. Karena bergantinya niat dan ide sebuah pertemanan, maka ada beberapa user yang memiliki ratusan bahkan ribuan teman di situs jejaring sosial. Bahkan karena saking banyaknya, tak kalah seperti sinetron, akun facebooknya pun berseri. missal Andre Part II, Sumiana Dua, atau yang semacamnya. Entah apa gunanya. Satu hal yang perlu diingat adalah semakin banyak jumlah teman di Facebook maka semakin rentan terekspos data diri kita ke pihak-pihak di luar kontrol kita.




Salah satu contoh kasus yang mengingatkan kita akan bahaya bergaul sembarangan di Facebook adalah peristiwa hilangnya seorang remaja bernama Marietta Nova Triani (14). Setelah sempat membuat uring-uringan keluarganya yang merasa kehilangan, ternyata Nova kabur dengan pacarnya Febriani alias Ari (18) yang dikenal melalui Facebook.

Nova yang berasal dari Sidoarjo dibawa kabur pacarnya saat Nova bertamu di perumahan BSD, sejak tanggal 6 Februari 2010 lalu. Nova dan Ari ditemukan polisi di Jatiuwung, Tangerang.

Mungkin Nova hanya satu dari sekian korban pergaulan 'kebablasan' yang bermula dari perkenalan di Facebook. Nah, agar kita tidak menjadi korban berikutnya maka ada baiknya langkah-langkah pencegahan berikut ini bisa dijalankan ketika di dunia Facebook:

1). Jangan terlalu lengkap memasang profil atau data diri di Facebook. Tentunya semakin lengkap profil/data diri terpasang, semakin mudah mendapatkan teman. Tetapi di sisi lain, semakin berisiko pula data diri kita disalah-gunakan (abused). Terutama hindari memasang no telepon dan alamat rumah secara lengkap. Atau jika memang kalian memasangnya, atur setting privacy kamu agar hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melihatnya.