Pernah kesel dengan peraturan di sekolah? Wajar juga seh, kalau sesekali kesel, tapi believe me itu untuk kebaikan kalian.

Pernah merasa peraturan yang ada tu ga penting? Once again, believe me ada peraturan-peraturan lain yang lebih ga penting lagi karena tanpa peraturan itu pun orang-orang tidak mungkin melakukannya.


Lihat daftar peraturan-peraturan ajaib di bawah ini:

THAILAND :Dilarang keluar rumah tanpa mengenakan celana dalam. (Emang siapayang mau ngecek ya? masa di razia? Kalau ketauan ga pake gimana yaaa???)

FILIPINA :
Untuk mengurangi tingkat kemacatan lalu lintas kota Manila , ditetapkan bahwa :
Kendaraan bernomor akhir 1 atau 2 tidak diizinkan beroperasi di hari Senin.
Sedangkan angka 3 & 4 tidak boleh di hari Selasa, 5 & 6 tidak boleh di hari Rabu, 7 & 8 tidak boleh di hari Kamis, 9 & 0 tidak boleh di hari Jumat. Peraturan ini berlaku sejak pukul 07.00 pagi setiap harinya. (ide bagus ne, walau agak rumit seh)

SWISS :

a. Dilarang berkebun di hari minggu. Alasannya : BERISIK!!! (hahaha..ada-ada aja)
b. Walau warga Swiss dilarang menjual, membeli, menyelundupkan, dan memproduksi minuman beralkohol, tapi mereka diizinkan untuk mengkonsumsinya. (peraturan yang aneh)

SWEDIA :
Dilarang mengecat rumah tanpa ijin dari pemerintah dan harus menggunakan cat yang sudah mendapat sertifikat / ijin dari pemerintah. (agak ribet ya)

KOREA SELATAN :Para polisi wajib melaporkan jumlah uang suap yang mereka terima dari para pengendara yang mereka tilang. (Heeee… Aneeeh… Superr Aneeh... -__-’)

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) – semula bernama Akademik Ilmu Statistik (AIS) – merupakan perguruan tinggi kedinasan yang diselenggaran oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 1958. STIS kembali memanggil pemuda/pemudi Indonesia yang memiliki motivasi tinggi untuk dididik menjadi ahli statistik.

STIS menyelenggarakan program Diploma IV (D-IV) yang diterapkan dengan sistem paket yang dinyatakan dalam Satuan Kredit Semester (SKS) dan ditempuh selama 4 tahun. STIS memiliki 2 jurusan, yaitu Statistika dan Komputasi Statistik, di mana jurusan Statistika terbagi menjadi 2 bidang peminatan, yaitu Statistika Ekonomi dan Statistika Sosial Kependudukan. Selama masa studi, mahasiswa tidak dikenakan biaya pendidikan dan mendapat Tunjangan Ikatan Dinas (TID) sesuai dengan peraturan yang berlaku. Lulusan STIS mendapat sebutan Sarjana Sains Terapan (S.S.T.) dan langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan III/a untuk selanjutnya ditempatkan di unit kerja BPS di seluruh Indonesia sampai dengan tingkat kabupaten/kota.

Pendaftaran dibuka tanggal 1 April s.d. 21 Mei 2010

Persyaratan Umum

1. Sehat jasmani dan rohani dan tidak cacat fisik, tidak buta warna, dan bebas narkoba.
2. Lulus (atau akan lulus) SMA jurusan IPA atau Madrasah Aliyah jurusan IPA.
3. Nilai Matematika dan Bahasa Inggris masing-masing minimal 7 (bukan hasil pembulatan) pada kelas XII semester I.
4. Umur tidak lebih dari 22 tahun pada tanggal 1 Oktober 2010.
5. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di STIS sampai dengan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
6. Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.
7. Bersedia mematuhi peraturan Sekolah Tinggi Ilmu Statistik.
8. Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID).
9. Bersedia ditempatkan di unit kerja Badan Pusat Statistik (BPS) di seluruh Indonesia sampai ke tingkat kabupaten/kota.

Seleksi Ujian Masuk

Pendaftaran dilaksanakan mulai dari tanggal 1 April – 21 Mei 2010.
Ujian Tahap I dilangsungkan pada 5 Juni 2010 berupa ujian tertulis Matematika, Bahasa Inggris, dan Minat & Bakat
Lokasi ujian di BPS Provinsi dan Kampus STIS
Pengumuman Hasil Ujian Tahap I di 20 Juni 2010 lewat website STIS, Kampus STIS, dan BPS Provinsi

Ujian Tahap II diadakan mulai tanggal 26 Juni 2010. Yaitu 26 – 28 Juni 2010 Ujian tertulis Psikotes dan Wawancara. Lokasi ujian di BPS Provinsi dan Kampus STIS

Pengumuman Hasil Ujian Tahap II
25 Juli 2010 di Website STIS, Kampus STIS, dan BPS Provinsi

Jika lolos ujian tahap II, calon mahasiswa diharuskan mengirimkan hasil Tes Kesehatan. Waktu pengiriman mulai tanggal 26 – 30 Juli 2010, yang dikirimkan langsung atau kolektif ke Kampus STIS.

Pengumuman Kelulusan
11 Agustus 2010 , yang dapat dilihat di website STIS, Kampus STIS, dan BPS Provinsi

Daftar Ulang mulai 20 – 22 September 2010 di Kampus STIS

Info lebih lanjut klik disini


Gambar apa itu? Iya mungkin kamu bisa menjawab gambar apa itu. Bagaimana cara menggambarnya? Dilukis pakai cat? Pakai pensil? Gimana? Tahu ga, gambar itu dibuat dengan memakai staples!!



Hebat ya?? Lha kok bisa?? Yang pasti seperti kamu lihat staples itu ditancapkan di dinding. Nah, yang lebih penting lagi adalah mengatur tinggi rendahnya staples itu agar bisa memberi kesan tebal atau tipisnya gambar.



Gimana mau nyoba?

Anak SMA Ngawen ada yang keterima di Universitas Indonesia tidak? Gimana? Ga tau? Ga ada? Bener ga ada?

Menurutmu kenapa ga ada? Kalian mungkin bisa memberikan berbagai macam alasan, mulai karena jauh, ga ada biaya, sampai alasan karena anak-anak SMA Ngawen goblok-goblok (ne alasan yang paling aku benci! Kalian pintar for God sake).

Kamu tahu, semua jawaban kalian salah. Anak SMA Ngawen belum ada yang di UI karena tidak ada yang mendaftar disana!! Sederhana sekali.

Gimana bisa keterima kalau daftar aja tidak. Bagaimana mungkin kuliah disana kalau sekedar daftar aja tidak berani.

Daftar dulu, persiapkan diri sebaik-baiknya, pakailah strategi yang baik (juga fair alias jujur) dan setelah itu biar Tuhan yang menentukan.

Jika Ibumu didiagnosis terkena kanker stadium IV (yang tingkat kesembuhannya sangat kecil, kalau tidak bisa dibilang tidak ada), apa yang akan kalian lakukan??
Membiarkan ibumu meregang nyawa atau mencarikan obat meski kamu tahu kemungkinannya sangat kecil, meski kamu tahu akan gagal?
Mana yang akan kamu pilih?

Yang kedua bukan?!

Nah itu pula yang harus kamu lakukan saat memilih Perguruan Tinggi. Coba dan belajarlah! Tapi jangan daftar saja tanpa belajar. Percuma!!

Ikhtiarnya adalah belajar dan kemudian daftar.

Siapkan senjatanya. Beli buku atau pinjam ga masalah. Setelah itu belajarlah memakai senjata itu. Baca bukunya.

Keajaiban tidak menunggu kamu guys. Keajaiban harus kamu cari, kamu ciptakan. Kejar itu.

Tentang SIMAK UI

Simak-UI (Seleksi Masuk UI) adalah ujian seleksi terpadu masuk UI yang diselenggarakan UI bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di UI. Ujian ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia untuk seluruh program pendidikan yang ada di UI, mulai Program Vokasi(D3), Sarjana Reguler, Sarjana Kelas Paralel, Profesi, Magister dan Doktor. Ujian dilakukan serentak.

Bagi siswa/i yang berasal SMA (Sekolah Menengah Atas) yang sudah mendapatkan sertifikasi A Level atau sudah mendapatkan surat penyetaraan dari Departemen Pendidikan Nasional dapat mengikuti SIMAK UI tanpa harus mengikuti UAN (Ujian Akhir Nasional).

Biaya Pendaftaran

* Biaya 2 pilihan pertama IPA atau IPS (boleh antar program pendidikan S1 Reg, S1 Paralel dan Vokasi) sebesar Rp 200.000
* Setiap pilihan berikutnya Rp 50.000
* Jika ujiannya IPC ditambah Rp 50.000
* Jika mengikuti ujian KKI ditambah Rp 500.000

Panduan Pendaftaran
Prosedur Pendaftaran


1. Pendaftar membuat account di situs penerimaan UI.
2. Setelah login, pendaftar dapat mengisi formulir pendaftaran secara online dan mendapatkan nomor pendaftaran. Nama peserta diisikan tanpa gelar akademik atau sebutan profesi.
3. Selanjutnya peserta meng-upload file foto berwarna terbaru berukuran 4x6 cm.
4. Melunasi biaya pendaftaran melalui ATM atau Teller menggunakan nomor pendaftaran yang diperoleh sebelumnya. Pembayaran dapat dilakukan melalui:
* ATM / Teller Bank BNI
* ATM atau Internet Banking Bank Permata
* ATM Bank Niaga
* ATM Bank Bukopin
* Teller Bank BTN
* ATM Bank Mandiri
5. Setelah itu, pendaftar akan mendapatkan nomor ujian dan kartu peserta ujian yang dapat dicetak berwarna secara mandiri untuk digunakan pada waktu pelaksanaan ujian saringan.
6. Khusus untuk pendaftar yang memilih program S1 Kelas Internasional: meng-upload hasil scan sertifikasi TOEFL/IELTS yang dibuat 1 tahun terakhir dalam format PDF pada periode upload dokumen persyaratan (lihat jadwal kegiatan).
7. Mengikuti ujian saringan sesuai jadwal dan materi yang telah ditetapkan dengan membawa kartu peserta ujian yang telah dicetak secara online dan identitas diri yang digunakan ketika melaksanakan pendaftaran secara online. (Catatan: pendaftar memasukkan nomor identitas diri ketika melakukan pendaftaran secara online).
8. Pengumuman peserta yang diterima akan diumumkan sesuai tanggal yang telah ditetapkan pada jadwal kegiatan. Peserta dapat melihat hasil pengumuman setelah login dengan account yang telah dibuat.


Apakah kamu siap menjadi anak SMA Ngawen pertama yang diterima di UI??

Untuk informasi tentang pendaftaran SIMAK UI lebih lanjut kamu bisa klik link ini http://penerimaan.ui.ac.id/id
Kita semua pasti pernah ngelukis ato ngegambar. Sejak pertama kita bisa pegang pensil kita sudah belajar ngelukis. Walau itu masih sekedar benang ruwet. Setelah itu gambar favorit kita adalah gunung. Dua buah gunung tepatnya (aku heran kenapa mesti dua ya? siapa yang dulu ngajari kita nggambar seperti itu ya?), plus mataharinya. Entah jago ato biasa saja, kita pasti melakukannya.

Bagaimana dengan gambar 3D? 3D disini maksudnya tiga dimensi. Jadi gambar yang dibuat seolah-olah mempunyai bentuk seolah-olah benda sebenarnya. Masih belum bisa membayangkan? Liat aja langsung yang berikut ini...

Orang di gambar seperti berdiri di atas tower sungguhan. Ilusi 3D-nya sempurna!!













Seperti duduk di permadani terbang. Istimewa yang ini.


Seriously breathtaking 3D drawing. Keren ini.

Serasa berada di lokasi hantaman metor di Bumi. Itu hanya lukisan 3D lho bukan nyata.



Ini salah satu favoritku. Jalannya surreal banget. Hebat ya.

Kalau kita tidak jeli mungkin kita akan mengira bahwa di ada lubang, jurang, dan air terjun beneran di situ. Benar-benar seperti nyata.












Bagaimana menurut kamu? Super keren kan.